Money

Rupiah Tembus Rp17.002 per Dolar AS pada Kamis Sore

Pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh penguatan dolar AS, pergerakan harga minyak, serta ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah

Jakarta (KABARIN) - Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Kamis sore, melemah 19 poin atau 0,11 persen menjadi tembus ke angka Rp17.002 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp16.983 per dolar AS.

Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.

“Pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh penguatan dolar AS, pergerakan harga minyak, serta ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Mengutip Anadolu, Presiden AS Donald Trump menyampaikan bahwa pihaknya akan meninggalkan Iran dalam waktu dua-tiga pekan ke depan.

Menurut angka resmi dari AS, terdapat 13 anggota militer AS telah tewas sejak perang dimulai. Konflik antara AS-Zionis Israel dengan Iran juga mendorong kenaikan harga energi dan mempengaruhi pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur penting global untuk perkapalan minyak dengan sebagian besar pengiriman komoditas tersebut melalui selat tersebut.

“Pernyataan Presiden Donald Trump memberikan tekanan tambahan terhadap pasar. Ketidakjelasan terkait akhir konflik serta masih terbukanya potensi eskalasi membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati. Kondisi ini mendorong penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak, yang pada akhirnya memberi tekanan pada mata uang emerging markets, termasuk rupiah,” ungkap Amru.

Perhatian pasar tertuju pula pada rilis data ekonomi AS, terutama data ketenagakerjaan, serta arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Di sisi domestik, penurunan inflasi Indonesia ke level 3,48 persen secara tahunan dinilai mencerminkan tekanan harga mereda dan menjadi faktor penopang stabilitas.

“Langkah Bank Indonesia melalui instrumen seperti SVBI dan SUVBI turut menjaga likuiditas valas, meskipun dampaknya dalam jangka pendek masih kalah dominan dibanding faktor eksternal,” kata dia.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp17.015 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.002 per dolar AS.

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: